Entry: SMS dari Mu Sunday, December 17, 2006



Sabtu, 16 Desember 2006 @ 20.15

 

Sebuah SMS dari Dia membuatku semangat untuk membaca, setelah beberapa hari telepon gak pernah diangkat.

Satu demi satu karakter aku baca dari awal sampai akhir dan sesaat kemudian hatiku mulai terhentak dengan isi SMSnya :

 

Keadaanku kurang baik

Maaf beberapa hari ini gak bisa sembarangan telepon,

Setelah kejadian beberapa hari yang lalu Orang Tuaku semakin Protektif,

Sekarang aku hanya bisa pasrah kepada keputusan Orang Tuaku.

Sekarang harus di Rumah sampai keputusan dari Keluarga Mas XXXX

Kerena yang biayai kuliahku kan keluarganya Dia.

 

Ternyata aku hanya bisa membaca SMS ini dan gak bisa berbuat apa-apa

Dan yang bisa aku lakukan adalah menuliskannya di Catatan Usang ini.

Aku bukanlah Pangeran Berkuda yang bisa menolong Seorang Putri yang terkurung di Puri Istana yang Tinggi.

Aku Bukanlah Samsul Bahri yang melawan Datuk Maringgih untuk membebaskan Siti Nurbaya.

Aku hanyalah Samurai Tanpa Pedang yang penuh dengan sayatan luka di sekujur tubuh.

Aku hanyalah Seorang Penyair yang kehilangan pena dan tak bisa lagi menulisakan sajak-sajak indah.

Aku tak mampu berbuat apa-apa, karena aku mungkin hanyalah seorang pengecut.

Yang bisa aku lakukan hanyalah berharap bahwa ini adalah yang terbaik untukmu. Karena Aku Yakin dan percaya bahwa Kau tak akan mengcewakan kedua orang tuamu.

Walaupun aku hanya bisa tersenyum dalam tangisku.

Maafkan Aku.

   1 comments

TeLoN
December 18, 2006   10:18 AM PST
 
Ini bukan SMS dariku pastinya,....


Jadi ingin segera dijemput Pangeran Berkuda,...
Tapi dia saat ini blom datang,... mungkin sedang belajar nai kuda kali, hihihihi.

Aku tak ingin tersenyum diatas penderitaanmu,... semoga masalah ini cepat selesai, dan diberikan jalan yang terbaik.

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments